Showing posts with label Akurama Records. Show all posts
Showing posts with label Akurama Records. Show all posts

Darmansyah - Hanya Satu


Judul Album : Hanya Satu 
Artis : Darmansyah 
Tahun Produksi : 1999 
Music Director : Cherry LZ 
Produser : Hartono Hendra 
Produksi : Akurama Records

Genre slow rock melayu ala Malaysia memang punya banyak peminat di Indonesia. Tidak heran jenis musik ini terbilang eksis di sepanjang era 90an sampai paruh awal 2000an. Maka nama-nama dari negeri jiranpun banyak dikenal di sini seperti SEARCH, IKLIM, EXISTS, UK'S, WINGS, SLAM dan masih banyak lagi. Ketika muncul nama DARMANSYAH di akhir 90an lewat album HANYA SATU, dengan materi vokal dan jenis lagu yang ditampilkan plus wajah dan look nya yang memang condong ke sana, banyak orang yang menyangka bahwa ini adalah penyanyi Malaysia yang mencoba peruntungan di Indonesia. Padahal sebenarnya Darmansyah adalah penyanyi asli Indonesia yang berasal dari Medan yang memang terbiasa menyanyi lagu-lagu Melayu Deli. Single HANYA SATU berhasil menarik perhatian penikmat genre ini, sehingga membawa nama Darmansyah masuk ke jajaran penyanyi solo slow rock Melayu di tengah gempuran band-band dan vokalis 'asli' dari Malaysia yang sudah lebih dulu punya nama besar di Indonesia. Langkah awal yang bagus bagi Darmansyah, disusul album-album setelah ini yang juga diterima pasar dengan baik.

Track List:

1. HANYA SATU
Cherry LZ & Mandaline
2. INGIN KUTANYA BULAN
Cherry LZ & Mandaline
3. ENGKAU SEGALANYA
Hartono Hendra & Andi Hardy
4. USAH DUSTA
Joko Ilham DK & Darmansyah
5. RINDU TAK TERBILANG
Dheli Abdul & Ir Ronny Joe
6. LUKA
Keliek Sanhad
7. SASKIA
Koko Pranoto
8. RINDULAH AKU
Dheli Abdul
9. TINTA MERAH
Rachmat AS
10. SEMBUNYI DALAM TERANG
Andi Hardy









HANYA SATU

Berapa lamakah lagi
Sendiri aku di sini
Mengharap dirimu datang
Dan membawa cinta untukku
Namun ku tak mampu
Tuk menahan rindu
Sampai kapankah ku di sini sendiri

Mengapa resah ku alami
Seakan ingin ku lari
Mengejar bayangmu duhai kasih
Kuingin belaianmu
Benarkah senyummu tak menipu diriku
Sedangkan kau masih
Mengharap kasih yang dulu

Dengarlah Tuhanku
Benarkah dia jadi milikku
Sampai kapan ku menunggu
Bertanya-tanya ku tiap waktu
Seandainya tahu
Kaulah segalanya di hatiku
Sungguh tiada ku meragu
Percayalah kepadaku

Dan janganlah terbagi cintamu
Hanyalah satu untukku


Muchlas Adi Putra - Harga Diri


Judul Album : Harga Diri 
Artis : Muchlas Adi Putra 
Tahun Produksi : 1992 
Music Director : Ukat S. & Hendro Saky
Produser : Hartono Hendra
Produksi : Akurama Records

Di era 80an MUCHLAS ADI PUTRA sukses lewat sederet album popnya, baik saat bersolo karir maupun duetnya bersama MAYA ANGELA. Memasuki era 90an Muchlas mulai merambah ke genre dangdut seiring dengan popularitas genre ini yang semakin diterima masyarakat. Memilih ada di jalur dangdut klasik dibandingkan genre pop dangdut atau disko dangdut yang saat itu booming, Muchlas ternyata cukup berhasil di jalur ini. Salah satu album yang cukup bagus diterima pasar adalah album HARGA DIRI yang dirilis tahun 1992. Digarap oleh NETRAL GROUP pimpinan UKAT S. dan juga HENDRO SAKY sebagai penata musik, Muchlas mengandalkan lagu ciptaan PUJI RAHAESITA. Lagu HARGA DIRI bercerita tentang penyesalan seorang suami yang beristrikan perempuan cantik tapi selalu menyakiti, disampaikan dengan lirik lugas khas dangdut dan tetap terdengar 'tidak masalah'. Satu hal yang boleh jadi jarang ditemui di genre lain selain dangdut. Lagu ini berhasil menjadi hits dan mempertahankan eksistensi Muchlas di industri musik meskipun di genre yang berbeda. Album ini kemudian dirilis ulang di tahun 1999 dengan menambahkan satu lagu baru berjudul LALAT LALAT yang dijadikan lagu andalan.

Track List:

1. HARGA DIRI
Puji Rahaesita
2. BESI BERKARAT
Eddy Chandra
3. KAWIN RT
Madi Oetama & Ujang Anen
4. AKH NONA
Jackson Agara
5. DIA MASIH ADIKKU
Safei Sroop
6. DERITA DI ATAS DUKA
Ronny Gadhuh
7. KAU TUKAR CINTAMU
Wahab Yudes
8. GOMBAL
Roland Ndoloe & Yoss Rote MS
9. DEWI PERMATA HITAM
Ririn S, Wahab Yudes, Udi S






HARGA DIRI

Bila tiada dosa kuceraikan
Kuceraikan dirimu
Daripada selalu kau sakiti hatiku
Namun ku bersabar
Dan selalu mengalah
Sampai di mana kekejamanmu
Akan kuukur dengan batas cintaku

Lama-lama aku bisa mati berdiri
Punya istri cantik hatinya penuh duri
Seburuk-buruknya lelaki ingin dicintai
Semiskin-miskinnya lelaki punya harga diri

Sungguh aku menyesal
Punya istri kamu
Yang tak pernah mau mengerti perasaan suami
Kalau sejak dulu kutahu besarnya cintamu
Tak mungkin aku melamarmu